Jumat, 25 Januari 2013

cara memakai jilbab paris


Cara Memakai Jilbab Paris Modern


Panduan dalam cara memakai jilbab paris modern yang akan coba kita share buat anda para pemula yang belum pandai dalam memakai jilbab paris dimana cara memakai jilbab paris modern memang agak sedikit sulit dibanding dengan model jilbab yang lama.  Nah selain berbagi cara memakai jilbab paris modern, saya juga akan sekedar berbagi info tentang model baju batik wanita terbaru ataupun model kebaya modern terbaru yang mungkin akan cocok sebagai pasangan jilbab modern anda. dan berikut ini adalah informasi terbaru tentang cara memakai jilbab paris modern yang bisa anda coba ikuti cara pemakaiannya.


Cara Memakai Jilbab Paris Modern

Cara Memakai Jilbab Paris Modern
================================

Cara Memakai Jilbab Paris Modern
Gunakan ciput ninja. Tumpuk dengan kerudung Paris dengan salah satu sisi lebih panjang (sisi kanan).

Cara Memakai Jilbab Paris Modern
Tarik sisi yang lebih panjang ke depan dada kiri melalui belakang leher.

Cara Memakai Jilbab Paris Modern
Bawa sisi kerudung yang lebih panjang hingga menutupi leher dengan sempurna dan tersisa sedikit (seperti pada foto).

Cara Memakai Jilbab Paris Modern
Sematkan broch bunga pada sisi kiri wajah untuk mengunci sisa kerudung. Lalu rapikan hingga tampak seperti foto. Selamat mencoba.

Minggu, 09 Desember 2012

cara membuat tas dari bungkus kopi

Cara Membuat Tas Cantik Daur Ulang Plastik Bungkus Kopi

Written By belajar on Senin, 02 Juli 2012 | 20:56


Tiap rumah pasti menghasilkan limbah rumah tangga berupa sampah. Baik itu sampah organik atau sampah anorganik yang harus kita pilah-pilah sebelum dibuang di tempat pembuangan sampah sementara.

Maka sudah selayaknya tiap rumah dilengkapi tempat sampah sesuai dengan jenisnya. Sampah organik seperti sisa daun atau sayuran bisa di tempatkan di bak sampah berwarna hijau, kelak sampah dari bak ini dipilah lagi untuk diolah  menjadi pupuk kompos.

Sampah anorganik seperti kertas, kayu dan plastik ditempatkan di bak sampah berwarna kuning yang kelak bisa dipilah untuk didaur ulang menjadi aneka kerajinan tangan. Sampah anorganik berbahaya seperti pecahan kaca, botol bekas, paku, isi hekter dan benda-benda tajam lainnya di simpan di bak sampah berwarna merah.
Salah satu sampah dari bak sampah berwarna kuning diantaranya kertas untuk dijadikan kertas daur ulang sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan seperti kartu undangan, kotak cendera mata, bingkai photo dan lain-lain. Kemudian sampah plastik juga bisa di daur ulang menjadi tas, jas hujan dan aneka kerajinan tangan lainnya yang bermanfaat. 

Mungkin Anda masih ingat tulisan di blog ini mengenai KREATIF DENGAN BOTOL BEKAS MINERAL? Nah kali ini saya ingin berbagi tips tentang salah satu sampah plastik bekas pembungkus kopi instan yang dapat di daur ulang menjadi tas cantik, seperti dikemukakan Eli Haryati, S.Pd dari SDN Gunungpuyuh CBM Sukabumi. 

Pertama: 
Siapkan satu bekas bungkus kopi instan merek apa saja. Potong menjadi dua bagian selebar 4 cm. 



Ke dua:
Potongan bekas bungkus kopi selebar 4 cm tersebut di lipat ke arah dalam sepanjang 1 cm di kedua sisinya sehingga menghasilkan pita plastik selebar 2 cm. Buat pita seperti ini sebanyak minimal 1000 buah dari 500 bungkus bekas kopi instan.
Ke tiga:
Ambil 4 buah pita dan anyam seperti membuat baling-baling. 
Ke empat: 
Pada baling-baling yang sudah terbentuk selanjutnya tambahkan pita lainnya satu-persatu dan jangan lupa membuat sudut tegak vertikal agar bisa dianyam ke arah atas. Bila proses ini diabaikan maka anyaman hanya akan berbentuk seperti tikar saja dan tidak berupa keranjang. Atur lebar dan tinggi anyaman sesuai kebutuhan.
Ke lima:
Setelah keranjang atau tas cantik Anda selesai, bagian dalam tas dapat ada beri lapis dari kain perca agar tidak bolong-bolong atau biarkan seperti itu supaya tetap orsinil dan antik.
SDN Gunungpuyuh CBM Sukabumi merupakan sekolah calon model adiwiyata yang menerapkan pelajaran berbudaya lingkungan pada kurikulum muatan lokalnya. Saat ini SDN Gunungpuyuh CBM dipimpin oleh Hj. Neni Mulyaningsih, S.Pd, M.MPd, dengan guru pembina Lingkungan Hidup Ecih Rubiah, S.Pd.
Model diragakan oleh: Dewi Winarni, S.Pd (Photo bawah), Dewi Winarni, S.Pd dan Ema Hermawati, S.Pd (Photo atas).
 
 
(source:herusupanji.blog)
Share this article :
2